Apel Konsolidasi Operasi Ketupat Candi 2026 Polres Cilegon sebagai bentuk evaluasi sekaligus penutupan rangkaian pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 H di wilayah hukum Polres Cilegon Kegiatan tersebut diikuti oleh pejabat utam
- byHADI SUDRAJAT
- March 30, 2026
Cilegon,Kota Cilegon Polda
Banten, Kapolres Kota Cilegon selaku
Kaopsres Operasi Ketupat Candi 2026 AKBP Dr. Martua Raja
Taripar Laut Silitonga S.H,S.I.K.,M.S.I. memimpin
langsung pelaksanaan Apel Konsolidasi Operasi Ketupat Candi 2026 Polres Cilegon
sebagai bentuk evaluasi sekaligus penutupan rangkaian pengamanan Hari Raya Idul
Fitri 1447 H di wilayah hukum Polres Cilegon Kegiatan tersebut diikuti oleh
pejabat utama, para kapolsek jajaran, personel yang terlibat dalam operasi,
serta unsur instansi terkait yang selama ini bersinergi dalam mendukung
pelaksanaan operasi kemanusiaan tersebut. Apel berlangsung dengan penuh khidmat
dan tertib sebagai momentum untuk merefleksikan seluruh rangkaian tugas
pengamanan yang telah dilaksanakan selama masa mudik, perayaan Idul Fitri,
hingga arus balik Lebaran. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, lancar,
dan kondusif. Senin (30/03/2026).
Dalam amanatnya, Kapolres Cilegon
menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh
personel yang telah melaksanakan tugas dengan penuh dedikasi, loyalitas, dan
tanggung jawab selama Operasi Ketupat Candi 2026. Menurutnya, keberhasilan
pengamanan tidak terlepas dari kesiapsiagaan personel di lapangan yang mampu
memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Selain itu, sinergi dengan TNI,
Pemerintah Kota Cilegon, dinas terkait, serta elemen masyarakat juga menjadi
kunci utama terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Kapolres
menegaskan bahwa apel konsolidasi ini bukan sekadar seremoni, tetapi juga
bagian penting dari proses evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan operasi.
Apel konsolidasi menjadi
sarana untuk menilai berbagai capaian yang telah diraih selama pelaksanaan
Operasi Ketupat Candi 2026 di wilayah Polres Magelang Kota. “Saya mengucapkan
terima kasih dan apresiasi kepada seluruh personel serta stakeholder yang telah
bekerja keras, sehingga pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026 di wilayah
Polres Magelang Kota dapat berjalan aman, tertib, dan lancar,” ujar Kapolres Cilegon
dalam amanatnya. Ia menambahkan bahwa kehadiran personel di pos pengamanan, pos
pelayanan, jalur-jalur rawan, pusat keramaian, tempat ibadah, hingga objek
wisata telah memberikan rasa aman yang nyata bagi masyarakat. Keberhasilan
tersebut, kata dia, harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas
pelayanan kepolisian ke depan.
Selama pelaksanaan Operasi
Ketupat Candi 2026, Polres Cilegon Kota telah mengerahkan personel secara
maksimal di berbagai titik strategis untuk memastikan arus mudik dan arus balik
berjalan lancar. Pengamanan dilakukan secara terpadu melalui pos pengamanan dan
pos pelayanan yang tersebar di sejumlah lokasi rawan kepadatan maupun pusat
aktivitas masyarakat. Selain fokus pada kelancaran lalu lintas, personel juga
melaksanakan patroli kamtibmas, pengamanan tempat ibadah, Pengamanan Pelabuhan ,pengawasan
objek wisata, hingga respons cepat terhadap berbagai laporan masyarakat melalui
layanan kepolisian. Seluruh langkah tersebut merupakan bagian dari upaya
menghadirkan rasa aman dan nyaman selama momentum Lebaran.
Kapolres juga menekankan bahwa
evaluasi terhadap pelaksanaan operasi sangat penting dilakukan sebagai bahan
perbaikan dan penyempurnaan dalam menghadapi agenda pengamanan berikutnya.
Setiap personel diminta untuk menjadikan pengalaman selama Operasi Ketupat
Candi 2026 sebagai bekal berharga dalam meningkatkan profesionalisme,
ketelitian, dan kecepatan bertindak di lapangan. Menurutnya, dinamika
pengamanan saat libur panjang dan hari besar keagamaan selalu menuntut kesiapan
penuh, baik dari sisi personel, sarana prasarana, maupun pola koordinasi lintas
sektor. Karena itu, hasil konsolidasi harus mampu melahirkan catatan strategis
yang konstruktif.
Dalam pelaksanaan apel
tersebut, suasana kebersamaan dan soliditas antarpersonel tampak kuat sebagai
cerminan kekompakan seluruh unsur yang terlibat dalam operasi. Keberhasilan
pengamanan tidak hanya diukur dari minimnya gangguan kamtibmas, tetapi juga dari
sejauh mana masyarakat dapat merasakan pelayanan yang humanis, cepat, dan
responsif. Polres Cilegon Kota menilai bahwa pendekatan preventif dan preemtif
yang dilakukan selama operasi terbukti efektif dalam menekan potensi gangguan
keamanan. Hal ini sekaligus menunjukkan bahwa kehadiran polisi di tengah
masyarakat tetap menjadi elemen penting dalam menjaga stabilitas wilayah.
Kapolres Cilegon juga
mengingatkan seluruh personel agar tidak cepat berpuas diri atas capaian yang
telah diraih selama Operasi Ketupat Candi 2026. Ia menegaskan bahwa tantangan
tugas kepolisian akan terus berkembang seiring dinamika sosial masyarakat,
sehingga kesiapsiagaan harus tetap dipertahankan. Setelah operasi berakhir,
seluruh personel diminta kembali fokus pada tugas-tugas rutin kepolisian dengan
tetap menjaga semangat pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada
masyarakat. Dengan demikian, situasi kamtibmas yang kondusif di Kota Cilegon dapat
terus terpelihara secara berkelanjutan.
Apel konsolidasi ini juga
menjadi bentuk penghormatan atas kerja keras seluruh personel yang telah
mengorbankan waktu bersama keluarga demi memastikan masyarakat dapat merayakan
Idul Fitri dengan aman dan nyaman. Dalam momentum tersebut, Kapolres memberikan
penekanan bahwa tugas kemanusiaan seperti Operasi Ketupat Candi memiliki nilai
strategis karena menyentuh langsung kebutuhan masyarakat luas. Oleh sebab itu,
keberhasilan operasi harus dimaknai sebagai hasil dari pengabdian tulus dan
kerja kolektif seluruh unsur yang terlibat. Semangat pengabdian itu diharapkan
terus melekat dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Selain unsur internal Polri,
dukungan dari berbagai pihak eksternal turut mendapat perhatian khusus dalam
apel konsolidasi tersebut. Kolaborasi yang terjalin dengan TNI, Pemerintah Kota
Cilegon Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Kesehatan, pengelola objek vital,
relawan, dan komponen masyarakat lainnya dinilai sangat membantu kelancaran
pelaksanaan operasi. Polres Cilegon Kota menilai sinergi lintas sektor seperti
ini perlu terus diperkuat dalam setiap agenda pengamanan ke depan. Dengan pola
kerja yang terintegrasi, respons terhadap potensi gangguan maupun kebutuhan
pelayanan masyarakat dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran.
Melalui apel konsolidasi
Operasi Ketupat Candi 2026, Polres Cilegon menegaskan komitmennya untuk terus
meningkatkan kualitas pelayanan publik dan menjaga stabilitas keamanan di
wilayah Kota Cilegon Keberhasilan pengamanan selama masa Lebaran menjadi modal
penting untuk menghadapi berbagai agenda kamtibmas selanjutnya dengan lebih
matang dan terukur. Polres Cilegon berharap kehadiran aparat kepolisian bersama
seluruh unsur terkait selalu mampu memberikan rasa tenang bagi masyarakat dalam
setiap momentum penting. Pelaksanaan kegiatan ini juga menjadi bukti nyata
bahwa keamanan dan kelancaran perayaan Idul Fitri merupakan hasil kerja bersama
stakeholder terkait mulai dari Pemerintah Kota Cilegon TNI, hingga seluruh
lapisan masyarakat.

