Berita.

Merak.

 
May 3, 2026

Kapolres Cilegon Cup 2026 Resmi Dibuka, E-Sport Jadi Wadah Positif Generasi Muda

Cilegon – Aula Wicaksana Laghawa Polres Cilegon berubah menjadi arena semangat, kreativitas, dan adu strategi generasi muda saat Pembukaan Tournament Mobile Legends Kapolres Cilegon Cup 2026 resmi digelar. Kegiatan ini bukan sekadar pertandingan gim daring, tetapi menjadi simbol kuat hadirnya Polri di tengah dunia anak muda dengan pendekatan yang lebih modern, humanis, dan inspiratif. Sabtu (02/05/2026) pagi. 

Pembukaan turnamen berlangsung pukul 09.15 WIB dan dibuka langsung oleh Kapolres Cilegon AKBP Dr. Martua Raja Taripar Laut Silitonga didampingi Wakapolres Cilegon KOMPOL M. Ridzky Salatun, Kabag Ops AKP Choirul Anam, Kasi Propam AKP Heri Susanto, Kasi Humas AKP Sigit Darmawan, para perwira dan bintara Polres Cilegon, panitia pelaksana, sponsor, media partner, serta para peserta Tournament Mobile Legends Kapolres Cilegon Cup 2026.

Dalam sambutannya, Kapolres Cilegon menegaskan bahwa turnamen ini sengaja dihadirkan bukan hanya untuk mencari pemenang di arena Mobile Legends, melainkan untuk membangun ruang positif bagi generasi milenial dan Gen Z Kota Cilegon dalam menyalurkan hobi, bakat, dan kompetensi mereka secara sehat.

Menurutnya, anak muda perlu diberikan wadah yang mampu mengubah energi kompetitif menjadi prestasi. Polres Cilegon ingin memastikan bahwa semangat bertanding tidak diarahkan ke aktivitas negatif seperti tawuran, balap liar, maupun nongkrong tanpa arah, tetapi disalurkan melalui kompetisi yang menjunjung sportivitas dan kreativitas.

Kapolres juga menyampaikan bahwa melalui turnamen ini Polri ingin hadir lebih dekat dengan generasi muda. Polisi, kata dia, tidak hanya identik dengan penegakan hukum di jalanan, tetapi juga bisa menjadi sahabat diskusi, ruang komunikasi, dan mitra bagi anak-anak muda yang memiliki aspirasi, keresahan, maupun potensi untuk dikembangkan.

Suasana pembukaan pun terasa hangat ketika Kapolres mengajak para peserta untuk memandang Polres Cilegon sebagai rumah bersama yang terbuka untuk komunikasi. Melalui event e-sport ini, hubungan antara Polri dan komunitas digital dibangun dalam nuansa silaturahmi yang cair, akrab, dan penuh semangat kebersamaan.

Lebih jauh, Kapolres menekankan pentingnya menjadikan dunia game sebagai sarana edukatif, bukan pintu masuk pada hal-hal negatif. Ia mengingatkan seluruh peserta agar menjauhi praktik judi online, transaksi akun ilegal, hingga perilaku toxic di media sosial. Menjadi gamer, menurutnya, bukan hanya soal skill, tetapi juga tentang etika, kedewasaan, dan tanggung jawab dalam bermedia digital.

Tak hanya itu, Tournament Mobile Legends Kapolres Cilegon Cup 2026 juga diarahkan sebagai ajang pencarian bibit-bibit atlet e-sport berbakat dari Kota Cilegon. Kapolres berharap dari kompetisi ini akan lahir pemain-pemain potensial yang nantinya mampu mengharumkan nama Banten pada event tingkat provinsi, nasional bahkan internasional.

Pesan sportivitas menjadi penutup yang ditekankan Kapolres kepada seluruh peserta. Ia mengingatkan agar pertandingan dijalankan dengan fair play, tanpa cheat, tanpa toxic, dan tanpa tindakan yang mencederai semangat kompetisi. Panitia dan wasit diminta menjaga netralitas, sementara para suporter diimbau memberikan dukungan secara tertib dan dewasa.

Pembukaan turnamen ini pun menjadi warna baru dalam pola pendekatan Polres Cilegon kepada masyarakat, khususnya kalangan muda. Di tengah perkembangan era digital, Polres Cilegon menunjukkan bahwa menjaga kamtibmas tidak selalu dilakukan dengan pendekatan formal, tetapi juga bisa melalui ruang-ruang kreatif yang membangun kedekatan, kepercayaan, sekaligus prestasi.

Kapolres Cilegon Cup 2026 akhirnya bukan hanya soal siapa yang paling kuat di Land of Dawn, tetapi tentang bagaimana anak muda Cilegon diajak bertumbuh menjadi generasi yang kompetitif, sportif, cerdas digital, dan menjauhi hal-hal negatif.